Lompat ke konten

Gedung

Standar kompetensi pada klasifikasi Bangunan Gedung menjamin bahwa setiap praktisi memiliki kapabilitas teknis untuk mengeksekusi proyek gedung dari tahap fondasi hingga penyelesaian akhir. Kompetensi utama dalam bidang ini meliputi:

  • Analisis Struktur & Ketahanan Gempa: Kemampuan melakukan perhitungan beban struktur beton bertulang, struktur baja, serta penerapan sistem peredam gempa sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI).
  • Metodologi Konstruksi & Bekisting: Penguasaan teknik pelaksanaan di lapangan, mulai dari manajemen pengecoran massal, pemasangan rangka baja, hingga penggunaan teknologi bekisting modern untuk percepatan jadwal.
  • Manajemen Proyek & Kualitas Material: Keahlian dalam melakukan kendali mutu (Quality Control) terhadap material beton, besi tulangan, serta pengawasan produktivitas tenaga kerja untuk memastikan proyek selesai tepat waktu dan tepat biaya.
  • Integrasi Sistem Bangunan: Pemahaman terhadap koordinasi antara pekerjaan struktur dengan sistem MEP (Mechanical, Electrical, Plumbing) serta arsitektur guna menjamin fungsi gedung yang optimal.

Berikut daftar skema kompetensi Gedung :

[table id=18 /]

Tag: