Lompat ke konten
Beranda » Informasi » Ahli Muda Hidrologi

Ahli Muda Hidrologi

Menjadi seorang Ahli Muda Hidrologi berarti menguasai instrumen dan metodologi dalam memprediksi perilaku air. Skema ini mencakup kemampuan teknis dalam melakukan survei lapangan, pengoperasian alat ukur debit, hingga penggunaan perangkat lunak pemodelan hidrologi modern. Aspek utama yang ditekankan adalah akurasi dalam pengolahan data hidroklimatologi yang akan menjadi landasan utama dalam menentukan desain banjir rencana (design flood). Melalui sertifikasi ini, seorang praktisi divalidasi kemampuannya untuk menyajikan dokumen teknis hidrologi yang akurat, akuntabel, dan dapat dipertanggungjawabkan secara teknis dalam lingkup proyek sipil.

Persyaratan Dasar Pemohon

Calon pemohon sertifikasi harus memenuhi salah satu kriteria pendidikan dan pengalaman berikut,:

  • Lulusan Pendidikan Profesi Program Studi Teknik Sipil atau Teknik Pengairan; atau
  • Lulusan S1/S1 Terapan/D4 Terapan Program Studi Teknik Sipil atau Teknik Pengairan dengan pengalaman kerja paling sedikit 2 (dua) tahun di bidang keahlian hidrologi.
  • Wajib menjadi Anggota Asosiasi Profesi yang terdaftar di LPJK.

Unit Kompetensi

Untuk mendapatkan sertifikasi ini, seorang calon Ahli Muda Hidrologi harus menguasai 7 unit kompetensi berikut:

  1. Menerapkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
  2. Merencanakan Jaringan Pos Hidrologi.
  3. Melakukan Survei Lokasi Pos Hidrologi.
  4. Melakukan Perencanaan dan Supervisi Pembangunan Pos Hidrologi.
  5. Menyiapkan Referensi Kerja dalam rangka identifikasi kriteria hidrologi.
  6. Memantau dan Mengumpulkan Data Hidrologi.
  7. Melakukan Inspeksi dan Pengukuran.

Unduh : SKKNI 032-2014