Kompetensi pada jenjang Muda (7) ditekankan pada penguasaan metodologi perhitungan hidrolika dasar hingga menengah. Ini mencakup kemampuan dalam menghitung dimensi saluran, menentukan jenis aliran (subkritis/superkritis), serta melakukan survei pengukuran kecepatan dan debit air di lapangan. Selain itu, Ahli Muda Hidrolika diharapkan mampu menggunakan perangkat bantu perangkat lunak sederhana untuk mensimulasikan aliran air dan memahami fenomena hidrolis seperti loncatan air (hydraulic jump) atau gaya gerus pada pondasi. Dengan sertifikasi ini, profesionalitas Anda dalam menyajikan data dan analisis hidrolika diakui secara legal, memberikan kepastian teknis bagi keberhasilan proyek infrastruktur sumber daya air.
Persyaratan Dasar Pemohon
Calon pemohon sertifikasi harus memenuhi salah satu kriteria pendidikan dan pengalaman kerja berikut:
- Lulusan Pendidikan Profesi Program Studi Teknik Sipil atau Teknik Pengairan.
- Lulusan S1/S1 Terapan/D4 Terapan Program Studi Teknik Sipil atau Teknik Pengairan dengan pengalaman kerja minimal 2 (dua) tahun di bidang Hidrolika.
- Wajib menjadi Anggota Asosiasi Profesi yang terdaftar di LPJK (Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi).
Unit Kompetensi
Berdasarkan dokumen skema, seorang Ahli Muda Hidrolika harus menguasai 6 unit kompetensi utama:
- Melaksanakan Analisis Aliran Air pada Sungai dan Saluran.
- Melakukan Analisis Hidrolika Bangunan Air di Sungai dan Saluran.
- Melakukan Analisis Sedimen Transport.
- Melakukan Analisis Bangunan Pengendali Sedimen.
- Melaksanakan Analisis Perencanaan dan Pelaksanaan Bendung.
- Melaksanakan Analisis Perencanaan dan Pelaksanaan Bendungan.
Unduh : SKKNI 151-2019