Lompat ke konten

Geoteknik dan Pondasi

Standar kompetensi pada Subklasifikasi Geoteknik dan Pondasi menjamin bahwa setiap praktisi memiliki kapabilitas teknis untuk melakukan analisis bawah permukaan yang akurat. Kompetensi utama dalam bidang ini meliputi:

  • Penyelidikan Tanah Lapangan & Laboratorium: Kemampuan melakukan serta mengawasi pengujian tanah (seperti Sondir/CPT, SPT, dan boring) serta analisis laboratorium untuk menentukan parameter kekuatan tanah.
  • Perancangan Sistem Fondasi: Keahlian dalam mendesain fondasi dangkal maupun fondasi dalam (tiang pancang, bored pile) yang efektif dalam menyalurkan beban bangunan ke lapisan tanah keras.
  • Stabilisasi Lereng & Dinding Penahan Tanah: Penguasaan teknik perkuatan tanah melalui soil nailing, geosynthetics, dan konstruksi dinding penahan guna mencegah kegagalan lereng pada area berbukit maupun galian dalam.
  • Manajemen Risiko Geoteknik: Kemampuan melakukan evaluasi terhadap potensi likuefaksi, penurunan tanah, dan mitigasi risiko geologi lainnya yang dapat mengancam integritas bangunan.

Berikut daftar skema kompetensi Geoteknik dan Pondasi :

[table id=20 /]